Kamis, 20 Februari 2020


PH Matematika Kelas V Semester 2


Bagi yang butuh referensi penilaian Harian Matematika Kelas 5 Semester 2 materi tentang Volume balok bisa unduh soal dibawah ini

DOWNLOAD https://drive.google.com/file/d/15Bql6asiVgzECbczt-hVbP7lxXxwn0VB/view?usp=sharing

Jumat, 14 Februari 2020

Soal UH T7 ST1 Kelas V

yuk anak-anak mencoba mengerjakan soal dibawah ini

https://forms.gle/5VvFCfnVNdm4me7C7

Pendidikan dan Inovasi di Era Milenial


Edukasi dan Inovasi saling berkaitan dan tak terpisahkan. Pendidikan adalah alat pengubah dunia. Dengan adanya pendidikan maka kehidupan akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Pendidikan menghasilkan manusia-manusia yang cerdas dan juga berkarakter. Dari situlah akan tercipta teknologi yang canggih. Perubahan yang terjadi belakangan ini telah membawa kabar positif namun juga ada kecemasan. Perkembangan teknologi yang canggih membuat manusia kagum dan kecanduan. Manusia zaman milenial pun semakin lama makin banyak yang bermunculan dari berbagai kalangan mulai dari anak SD hingga orang dewasa. 
Perubahan yang terjadi tidak hanya mengubah sesuatu menjadi teknologi yang canggih maupun gaya hidup manusia yang tradisional menjadi milenial. Sekarang semuanya serba praktis, mudah, dan cepat karena adanya perubahan tersebut. Perubahan yang membuat sesuatu pada era zaman dulu terasa bermakna kini sudah tidak bermakna lagi. Ini yang sangat dicemaskan. Generasi penerus bangsa bisa lupa akan warisan budaya dari para leluhur yang harusnya dilestarikan dan dijaga secara perlahan akan luntur dengan sendirinya. Karena tergerus oleh kemajuan zaman dan tidak ada yang memperdulikannya.
Cepatnya perubahan yang terjadi saat ini memaksa pendidik dan peserta didik menempuh cara-cara belajar yang baru, inovatif dan kreatif mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Sejatinya perubahan membuat masyarakat mempertanyakan hakikat pendidikan itu sendiri. Kini ilmu pengetahuan sudah bisa didapat dengan mudah dari berbagai sumber seperti internet dan buku digital yang bisa di download kapan saja , dimana saja asalkan kita punya paket data atau melalui wi-fi. Namun dengan mudahnya ilmu pengetahuan yang mudah didapat dari berbagai sumber. Membuat sebagian besar pelajar malas belajar karena terlalu memudahkan mereka. Mereka cenderung lebih enjoy dengan memainkan media sosialnya semacam facebook, WA, Instagram, line, tiktok dan lain sebagainya. Disinilah pekerjaan rumah yang perlu ada tindak lanjut dan pemechan akan permaslaahn tersebut.
Lembaga Pendidikan/sekolah harus melakukan inovasi yang mendasar agar bisa mengatasi kecemasan tersebut. Namun pendidikan melakukan perubahan tidak hanya mengikuti perubahan zaman saja, justru harus melampaui perubahan zaman yang terjadi dari tahun ke tahun di era milenial saat ini. Perubahan terjadi begitu cepat, pendidikan perlu memberi visi dan misi ke arah yang baru dan lebih baik. Dengan begitu, pendidikan tidak menghambat dan mempercepat laju perubahan. Dengan kata lain, manusia tidak lebih baik dari era sebelumnya. Sekarang kita menikmati teknologi yang canggih seperti gawai berbasi android. Tanpa kita sadari bukannya malah saling terhubung satu sama lain, tetapi malah saling terasing satu sama lainnya. Karena kebanykan hanya bersosialisasi dengan dunia maya dan mengesampingkan dunia yang jelas-jelas nyata.
Terknologi secara perlahan bisa menghancurkan manusia melalui internet. Karena berbagai informasi bisa di akses dengan mudah. Ada informasi yang bersifat positif maupun negatif yang ada didalam internet. Jika kita tidak pandai memilah yang bersifat positif dan negatif maka kita akan terjerumus jika salah menggunakannya. Tidak peduli mana berita hoax mana yang nyata karena kebanyakn dari kita sekedar share tanpa saring terlebih dahulu. Sehingga berita hoax seakan-akan menjadi berita nyata dan sebaliknya.
Jadi kita harus gunakan internet ke hal yang positif agar bermanfaat dan sebaiknya pandai-pandailah memilah. Saat rasa sadar itu muncul tak ada siapapun yang bisa membawa manusia kembali ke era sebelumnya.  Rata-rata kalangan pelajar Indonesia telah mengenal dan menggunakan internet dalam keseharian mereka. Namun kebanyakan dari mereka belum mampu memilah antara internet yang bersifat positif dan negatif, dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sosial mereka. Generasi muda yang seharusnya menjadi contoh di kemajuan bangsa Indonesia ini justru malah mengesampingkan etika dan moral. Dampat yang ditimbulkan oleh perubahan kian marak dalam budaya anak muda masa kini. Dengan berkembangnya teknologi yang canggih, kini sebagian besar anak muda telah terpengaruh oleh budaya barat.
Pengaruh budaya barat membuat mereka kehilangan identitas dan jati diri  sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Sudah seharusnya dilakukan upaya yang dapat membangun karakter bangsa di Era milenial ini. Generasi muda saat ini lebih mudah terpengaruh oleh arus globalisasi. Padahal ilmu yang diberikan baik di sekolah maupun di kampus semakin berat dan mulai bersaing dengan yang ada diluar sana. Jadi perlu adanya keseimbangan diantara keduanya agar menghasilkan generasi muda yang cerdas dan bermartabat yang siap memajukan bangsa tercinta INDONESIA ini.